Pemprov Dukung Vaksinasi Gapki Kaltim, Siapkan 500 Ribu Vaksin untuk Masyarakat Petani Kelapa Sawit
Audiensi Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) Kaltim di rumah jabatan Wagub Jalan Milono No. 1 Samarinda
POSKOTAKALTIMNEWS.COM.SAMARINDA-Jumat (03/09) pagi,
Wakli Gubernur Kaltim H Hadi Mulyadi didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kaltim
dr Hj Padilah Mante Runa menerima audiensi Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit
Indonesia (Gapki) Kaltim di rumah jabatan Wagub Jalan Milono No. 1 Samarinda.
Jajaran Gapki Kaltim dipimpin Ketua
Muhammadsjah Djafar, didampingi Wakil Ketua I Hendro Setyo Aji, Sekretaris
Angga Rachmat Perdana, Pembina Azmal Ridwan, Bendahara Irianto dan Dalmanto,
serta Sekretaris Eksekutif Dedy Aspianur.
Ketua Gapki Kaltim Muhammadsjah Djafar
mengungkapkan tujuan audiensi dalam rangka rencana pelaksanaan kegiatan
vaksinasi Gapki, yang diinisiasi Gapki Pusat dan dilaksanakan secara serentak
pada Sabtu, 18 September 2021 di 13 Gapki daerah se Indonesia, termasuk di
Kaltim.
"Gapki Kaltim ditunjuk Gapki Pusat
mendapat jatah 500 ribu vaksin, dari total 13 cabang 5,2 juta vaksin yang
disediakan Gapki Pusat. Tidak pengaruh apa nama vaksinnya, yang penting ada
vaksinnya. Sekarang kami minta dukungan fasilitasi dari Pemprov Kaltim dalam
hal tenaga kesehatan dan tempat untuk pelaksanaan vaksinasi nantinya,"
kata Muhammadsjah Djafar.
Dijelaskan, 500 ribu dosis vaksin tersebut
diperuntukkan bagi masyarakat petani perkebunan kelapa sawit, yang terdiri dari
karyawan, keluarga karyawan, petani plasma, alim ulama dan masyarakat di
sekitar kebun kelapa sawit atau ring 1.
“Terdata ada 44 perusahaan perkebunan kelapa
sawit yang siap menjadi sentra vaksin yang tersebar di kabupaten/kota se
Kaltim. Total sementara ada 180 ribu jiwa masyarakat,” jelasnya.
Wakil Gubernur Hadi Mulyadi mengatakan sangat
terbantu dengan adanya program vaksinasi dari Gapki untuk masyarakat petani
perkebunan kelapa sawit di Kaltim, karena mereka juga termasuk masyarakat
Kaltim.
Saat ini, realisasi cakupan vaksinasi di
Kaltim baru mencapai 28 persen untuk dosis 1 dan 18 persen (dosis 2). Sedangkan
target cakupan vaksinasi adalah 2,8 juta penduduk atau 70 persen dari 3,7 juta
penduduk Kaltim. Sehingga dapat mencapai herd immunity atau kekebalan komunal
sesuai standar dari WHO.
“Kalau niat baik Inshaa Allah aman dan selalu
ada jalannya. Apalagi ini untuk masyarakat. Pemprov Kaltim melalui Dinas
Kesehatan siap mendukung program vaskinasi dari Gapki ini,” ucap Hadi. (mar)